Login via

Menantu Dewa Obat novel Chapter 1332

Read Menantu Dewa Obat Bab 1332

Novel Menantu Dewa Obat has been updated Bab 1332 with many climactic developments. What makes this series so special is the names of the characters ^^. If you are a fan of the author Internet, you will love reading it! I'm sure you won't be disappointed when you read. Let's read the novel Menantu Dewa Obat Bab 1332 now HERE.

Reading Novel Menantu Dewa Obat Bab 1332

Bab 1332 novel Menantu Dewa Obat

Bab 1332 Perjamuan Terselubung

Keesokan harinya, Austin meninggalkan kota Carson.

Hanya Jim seorang yang pergi bersama dengannya.

Kenji dan kawan–kawannya yang lain tetap tinggal di kota Carson. Ini adalah orang–orang yang dia tinggalkan untuk putrinya.

Di pagi hari, Reva pergi menemui Naomi.

Dia tampak seperti biasanya namun bisa dilihat dengan jelas bahwa matanya berkabut.

Gadis ini kelihatannya seolah tidak tahu apa–apa.

Namun pada kenyataannya, di dalam hatinya dia tahu begitu banyak hal.

Seminggu kemudian, tiba -tiba Reya menerima surat undangan dari kesepuluh keluarga terpandang yang ada di provinsi Yama. Mereka mengundangnya untuk menghadiri jamuan makan di ibukota provinsi.

Reva tahu bahwa apa yang seharusnya terjadi pasti akan terjadi juga.

Akhirnya akan ada sebuah penyelesaian antara dia dengan kesepuluh keluarga terpandang di provinsi Yama.

Perjamuannya ini adalah perjamuan terselubung.

Namun, Reva tahu asalkan dia bisa menghadapi semua ini sendirian maka dia akan bisa mengendalikan seluruh provinsi Yama setelahnya!

Pukul tujuh malam.

Hotel Marriot di ibukota provinsi.

Sebuah Mercedes melaju hingga ke depan lobi lalu tampak ada tiga anak muda yang berjalan turun dari dalam mobil.

Di antara mereka bertiga ada Xavier dan Kesya.

Sedangkan gadis yang satunya lagi adalah Rianni, putrinya Chloe Shu.

Sebelumnya Chloe memang pernah membawa putrinya pulang ke kota Carson. Tadinya putrinya hendak bertunangan dengan putranya Subagio Voldram.

Namun gara–gara Reva, akhirnya rencana pertunangan itu gagal.

Selanjutnya para anggota keluarga Shu ini sudah jelas bahwa mereka bukanlah lawan Reva sehingga belakangan ini mereka juga tidak membuat ulah lagi.

Namun anak muda seperti Xavier dan Kesya itu merasa masih belum puas. Mereka juga tahu bahwa kalau mereka tetap tinggal di kota Carson maka mereka pasti tidak akan bisa mengalahkan Reva.

Oleh sebab itu mereka datang ke ibukota provinsi untuk mencari peluang siapa tahu saja mereka bisa mendapatkan koneksi dengan kesepuluh keluarga terpandang di ibukota provinsi agar nantinya mereka bisa pulang ke kota Carson untuk menangani Reva.

Rianni juga ikut datang bersama mereka. Kebanyakan dari teman–teman sekelas Rianni itu tinggal di ibukota provinsi sehingga bisa membantunya mendapatkan koneksi itu.

Xavier tampak agak khawatir lalu dengan suara rendah dia berkata, “Dik Rianni, apa…. apa benar ini tempatnya?”

Comments

The readers' comments on the novel: Menantu Dewa Obat